Popular Post

Popular Posts

Recent post

Archive for 2017

Pengertian Tosser, Smasher, Universaler, Libero Dalam Permainan Bola Voli
Pengertian Tosser, Smasher, Universaler, Libero Dalam Permainan Bola Voli

Tosser /Set-uper 

Tugas tosser /set-uper adalah sebagai pengatur serangan sekaligus sebagai pengumpan. Sesuai dengan tugasnya sebagai pengatur serangan, seorang s

TOSER

Sejarah Berdirinya PBVSI, Induk Organisasi Bola Voli Indonesia

Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia atau yang juga akrab disebut dengan PBVSI adalah sebuah induk dari organisasi bola voli di Indonesia yang mana berdiri pada tanggal 22 Januari 1995 di DKI Jakarta, tepatnya di Jl. Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur.

SEJARAH PBVSI


Timnas Bola Voli Putra Indonesia secara mengejutkan meraih prestasi gemilang dengan menempati peringkat keempat Kejuaraan Bola Voli Senior Putra Asia ke-19, yang berlangsung di Gresik, JawaTimur, 24 Juli hingga 1 Agustus lalu. Prestasi ini merupakan sejarah bagi perbolavolian Tanah Air. Mengingat prestasi terbaik yang pernah ditorehk

Proliga

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Proliga adalah kompetisi bola voli profesional tahunan di Indonesia. Proliga pertama kali dilaksanakan pada tahun 2002 tepatnya dari tanggal 1 Februari sampai dengan 7 April 2002 dan digelar di lima kota yaitu: Jakarta, Bogor, Bandung, Yogyakarta dan Gresik. Dengan partai finalnya akan dilaksanakan di Jakarta, tepatnya Istora Gelora Bung Karno di kompleks olahraga Gelanggang Olahraga Bung Karno.
Peluncuran Proliga merupakan hasil terobosan Ibu Rita Subowo yang waktu itu menjabat sebagai Ketua Umum PP PBVSI. Ia melihat adanya kemunduran bola voli baik dari segi pembinaan, kompetisi, maupun prestasi, untuk itu perlu adanya kompetisi yang lebih profesional. Melalui Kompetisi Bolavoli Profesional PROLIGA, Ibu Rita berharap popularitas bola voli yang semakin menurun di masyarakat akan menjadi bergairah kembali.


Peserta Kompetisi

Proliga 2002

Tim Putra :
  • Jakarta Monas
  • Jakarta Phinisi
  • Jakarta Patriot
  • Jakarta Prince
  • Bogor Tunas
  • Bandung Tectona
  • Yogya Yuwana
  • Surabaya Flame
Tim Putri :
  • Jakarta Monas
  • Jakarta Phinisi
  • Jakarta Patriot
  • Jakarta Princess
  • Bogor Tunas
  • Bandung Tectona
  • Yogya Yuwana
  • Gresik Phonska

Proliga 2003

Tim Putra :
  • Jakarta Monas Bank DKI
  • Jakarta BNI Phinisi
  • Jakarta Sananta
  • Bandung Tectona
  • Yogya Gunadarma
  • Surabaya Flame
Tim Putri :
  • Jakarta Monas Bank DKI
  • Jakarta BNI Phinisi
  • Bandung Tectona
  • Bandung Artdeco Bank jabar
  • Yogya Gunadarma
  • Gresik Phonska

Proliga 2004

Tim Putra :
  • Surabaya Flame samator
  • Bandung Telkomsel
  • Yogya Gunadarma
  • Jakarta Monas Bank DKI
  • Jakarta Phinisi Bank BNI
  • Semarang Berlian
Tim Putri:
  • Jakarta Elekrtic
  • Jakarta Monas Bank DKI
  • Bandung Artdeco Bank Jabar
  • Jakarta Phinisi Bank BNI
  • Gresik Phonska
  • Yogya Gunadarma

Proliga 2005

Tim Putra :
  • Jakarta BNI 46
  • Jakarta Monas Bank DKI
  • Surabaya Samator
  • Jakarta Elektric PLN
  • Yogya Yuso Tomkins
  • Jakarta Sananta
Tim Putri:
  • Jakarta BNI 46
  • Jakarta Elektric PLN
  • Bandung Artdeco Bank Jabar
  • Jakarta Monas Bank DKI
  • Gresik Phonska Bank Jatim
  • Yogya Yuso Tomkins

Proliga 2006

Tim Putra :
  • Jakarta BNI Taplus
  • Surabaya Samator
  • Bandung BSI
  • Jakarta P2B Sananta
  • Jakarta Monas Bank DKI
  • Yogya Yuso Tomkins
Tim Putri:
  • Bandung Artdeco Bank Jabar
  • Gresik Phonska
  • Jakarta BNI Taplus
  • Jakarta Elektric PLN
  • Jakarta Monas Bank DKI
  • Yogya Yuso Tomkins

Proliga 2007

Tim Putra :
  • Jakarta BNI Taplus
  • Surabaya Samator
  • Jakarta P2B Sananta
  • Yogya Yuso Tomkins
  • Bandung Tectona Pakuan
  • Semarang Pekot Bank Jateng
Tim Putri:
  • Jakarta BNI Taplus
  • Gresik Petrokimia
  • Jakarta Elektric PLN
  • Jakarta Popsivo Polwan
  • Surabaya Bank Jatim

Proliga 2008

Tim Putra: [1]
  • Jakarta BNI Taplus
  • Jakarta P2B Sananda
  • Bantul Yuso Tomkins
  • Surabaya Samator
  • Jember Pemkab
Tim Putri:
  • Jakarta BNI Taplus
  • Jakarta Electric PLN
  • Jakarta Popsivo Polwan
  • Surabaya Bank Jatim
  • Gresik Petrokimia
  • Bogor Prayoga Unitas

Proliga 2009

Tim Putra:
  • Jakarta BNI Taplus
  • Jakarta P2B Sananta
  • Bantul Yuso Tomkins
  • Surabaya Samator
  • Jember Pemkab
  • Palembang Bank Sumsel
Tim Putri:
  • Jakarta BNI Taplus
  • Jakarta Elektrik PLN
  • Jakarta Popsivo Polwan
  • Surabaya Bank Jatim
  • Gresik Petrokimia
  • Bogor Prayoga Unitas

Proliga 2010

Tim Putra:[2]
  • Surabaya Samator
  • Jakarta Sananta
  • Palembang Bank Sumsel Babel
  • Jakarta BNI 46
  • Bantul Yuso Gunadharma
Tim Putri:
  • Jakarta Electric PLN
  • Jakarta BNI 46
  • Gresik Petrokimia
  • Jakarta Popsivo Polwan
  • Jakarta TNI AU

Proliga 2011

Tim Putra:[3][4]
  • Semarang Bank Jateng
  • Jogja Yuso Gunadharma
  • Jakarta Electric PLN
  • Surabaya Samator
  • Jakarta Sananta
  • Palembang Bank Sumsel Babel
  • Jakarta BNI 46
  • Bantul Yuso Gunadharma
Tim Putri:
  • Jakarta Electric PLN
  • Jakarta BNI 46
  • Gresik Petrokimia
  • Jakarta Popsivo Polwan
  • Jakarta TNI AU
  • Alko Bandung
  • Bontang Badak LNG

Proliga 2012

Tim Putra:
  • Palembang Bank Sumsel Babel
  • Jakarta Sananta
  • Surabaya Samator
  • Jakarta Electric PLN
  • Semarang Bank Jateng
  • Yogya Yuso Gunadarma
  • Jakarta BNI 46
Tim Putri:
  • Jakarta Electric PLN
  • Jakarta Popsivo Polwan
  • Gresik Petrokimia
  • Jakarta TNI AU
  • Bandung Alko
  • Jakarta BNI 46
  • Bontang LNG Badak

Proliga 2013

Tim Putra:
  • Jakarta BNI 46
  • Surabaya Samator
  • Palembang Bank Sumsel Babel
  • Semarang Bank Jateng
  • Jakarta Sananta Indocement
  • Jakarta Pertamina Energi
  • Jakarta Electric PLN
Tim Putri:
  • Jakarta Popsivo PGN
  • Jakarta Electric PLN
  • Jakarta TNI AU
  • Gresik Petrokimia
  • Jakarta BNI 46
  • Manokwari Valeria Papua Barat
  • Jakarta Pertamina Energi

Proliga 2014

Tim Putra:
  • Palembang Bank Sumsel Babel
  • Jakarta BNI 46
  • Surabaya Samator
  • Jakarta Pertamina Energi
  • Jakarta Elektrik PLN
  • Solo Bank Jateng
Tim Putri:
  • Jakarta Popsivo Polwan
  • Manokwari Valeria Papua Barat
  • Gresik Petrokimia
  • Jakarta Elektrik PLN
  • Jakarta BNI 46
  • Jakarta Pertamina Energi
  • Jakarta Bank DKI

Proliga 2015[5]

Tim Putra:
  • Jakarta Pertamina Energi
  • Surabaya Samator
  • Jakarta Electric PLN
  • Jakarta BNI 46
  • Palembang Bank Sumsel Babel
Tim Putri:
  • Jakarta Pertamina Energi
  • Jakarta Popsivo PGN
  • Jakarta Electric PLN
  • Manokwari Valeria Papua Barat
  • Jakarta BNI 46
  • Gresik Petrokimia
  • Jakarta Bank DKI

Proliga 2016

Tim Putra:
  • Jakarta Pertamina Energi
  • Jakarta Elektrik PLN
  • Surabaya Samator
  • Jakarta BNI 46
  • Palembang Bank SumselBabel
  • Bekasi BVN
Tim Putri:
  • Jakarta Elektrik PLN
  • Jakarta Pertamina Energi
  • Jakarta PGN Popsivo
  • Gresik Petrokimia
  • Bekasi BVN

Daftar Juara Proliga

Berikut Daftar Juara Proliga sejak sebelum ada seponsor tahun (2002), Kratindeng Proliga (2003), Sampoerna Hijau Proliga (2004-2011), BSI Proliga (2012-2014), dan Pertamina Proliga (2015-2016).

Juara Proliga 2002

  • Putra: Bandung Tectona
  • Putri: Jakarta Monas Bank DKI

Juara Proliga 2003

  • Putra: Jakarta BNI Phinisi
  • Putri: Bandung Art Deco

Juara Proliga 2004

  • Putra: Surabaya Flame
  • Putri: Jakarta Elektric PLN

Juara Proliga 2005

  • Putra: Jakarta BNI Taplus
  • Putri: Jakarta BNI Taplus

Juara Proliga 2006

  • Putra: Jakarta BNI Taplus
  • Putri: Bandung Art Deco

Juara Proliga 2007

  • Putra: Surabya Samator
  • Putri: Surabaya Bank Jatim

Juara Proliga 2008

  • Putra: Jakarta P2B Sananta
  • Putri: Surabaya Bank Jatim

Juara Proliga 2009

  • Putra: Surabya Samator
  • Putri: Jakarta Elektric PLN

Juara Proliga 2010

  • Putra: Jakarta BNI Taplus
  • Putri: Jakarta BNI Taplus

Juara Proliga 2011

  • Putra: Palembang Bank Sumsel
  • Putri: Jakarta Elektric PLN

Juara Proliga 2012

  • Putra: Jakarta BNI 46
  • Putri: Jakarta Popsivo Polwan

Juara Proliga 2013

  • Putra: Palembang Bank Sumsel
  • Putri: Jakarta Popsivo PGN

Juara Proliga 2014

  • Putra: Surabaya Samator
  • Putri: Jakarta Pertamina Energi

Juara Proliga 2015

  • Putra: Jakarta Elektric PLN
  • Putri: Jakarta Elektric PLN

Juara Proliga 2016

  • Putra: Surabaya Samator
  • Putri: Jakarta Elektric PLN
PERALATAN VOLY
Dalam permainan bola voli seorang pemain diperkenankan untuk memakai asesoris atau pelengkap apapun asalkan pemakaian dari perlengkapan tersebut tidak memungkinkan terjadi luka, akan tetapi setiap resiko dari asesoris yang dipakai tersebut ditanggung oleh masing-masing pemain. Jika kita li

Peraturan Permainan Bola Voli Terbaru

Adapun peraturan permainan bola voli sebagai berikut.
Peraturan Permainan Bola Voli Terbaru

Formasi Pemain Bola Voli

Pemain nomor satu dinamakan server, pemain kedua dinamakan spiker, pemain ketiga dinamakan set upper atau tosser,pemain nomor empat dinamakan blocker, pemain nomor lima dan enam dinamakan libero.
Sejarah permainan Bola Voli di Indonesia
Orang-orang sedangmelakukan permainan bola voli. images: wikimedia.org
Masuknya permainan bola voli dimulai ketika masuknya masa penjajahan belanda melalui jalur perdagangan pada tahun 1928. Perkembangan permainan bola voli sangatlah begitu cepat di Indonesia, hal ini desebabkan karena kebutuhan olahraga rakyat indonesia yang begitu besar. Maka dari itu permainan bola voli masuk dalam pertanding

SEJARAH VOLI MASUK INDONESIA

Teknik Blocking dalam Permainan Bola Voli dan Penjelasan Lengkapnya!

Blocking merupakan salah satu teknik dasar bola voli yang sangat penting sebagai bentuk pertahanan tim. Karena dengan teknik blocking inilah tim dapat membendung serangan dari pemain lawan.

Pengertian block dalam permainan bola voli

Teknik smash bola voli

teknik smash permainan bola voli
USA Volleyball
Pengertian smash ialah pukulan utama dalam penyerangan yang merupakan upaya untuk mencapai kemenangan.
Untuk dapat berhasil dengan baik dalam melancarkan smash, diperlukan lompatan dan jangkauan yang tinggi oleh pemain.
Smash akan tercapai dengan lebih mudah kalau pemain sudah menguasai teknik dasar permainan bola voli yang lainnya terlebih dahulu. Sebagaimana yang saya singgung di atas, maka akan lebih mudah kalau kamu sudah menguasai teknik passing terlebih dahulu.
Karena smash merupakan sebuah teknik yang memiliki gerakan yang kompleks.
Berikut ini tahap-tahap untuk melakukan smash dalam permainan bola voli:
  1. Langkah awalan
  2. Tolakan untuk melompat
  3. Memukul bola ketika melayang di udara
  4. Mendarat kembali setelah memukul bola
Adapun urutan atau langkah-langkahnya dalam melakukan smash adalah sebagai berikut:
  1. Mengambil langkah awalan sekitar 1 sampai 3 langkah.
  2. Langkah yang diambil merupakan langkah kaki yang lebar.
  3. Ketika mendekati net, ayunkan kedua lengan ke belakang.
  4. Hentakkan kedua kaki bersusulan, lalu lompat.
  5. Kemudian lengan yang akan memukul mulai diayunkan ke depan, dan punggung menegang ke belakang.
  6. Pukul bola dengan lengan terjulur, tangan terbuka dan menaungi bola.
  7. Sementara pergelangan tangan mesti longgar.
Dari langkah-langkah tersebut, maka bisa disimpulkan bahwa smash adalah pukulan serangan yang sangat keras, terarah, dan butuh skill yang baik untuk mencetak angka.
Untuk menjadi seorang smasher yang handal, dibutuhkan kegesitan dan kepandaian dalam melompat, serta memiliki kemampuan yang baik dalam memukul bola sekeras mungkin.
Agar kamu bisa melakukan teknik smash bola voli secara maksimal, tentu dibutuhkan latihan.

Latihan meningkatkan kekuatan smash


Adapun bentuk latihan yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan kekuatan smash kamu adalah dengan melatih power lengan dan melatih power bahu.
Untuk power lengan, kamu bisa melakukan push up secara rutin sebanyak 30 sampai 50 kali setiap hari. Selain itu juga kamu dapat melakukan angkat beban ringan, misalnya memakai barbel dengan berat sekitar 1 kilogram atau lebih.
Sedangkan untuk power bahu, kamu bisa memakai barbel dan mengayunkannya dengan memutarkannya searah jarum jam atau kebalikannya. Hal ini dapat bermanfaat untuk melenturkan rotasi bahu kamu sehingga dapat membuat ayunan tangan kamu semakin keras dan maksimal.
SUMBER: https://olahraga.pro/teknik-smash-bola-voli/
Teknik Dasar Servis Atas pada Permainan Bola Voli

Untuk mempelajari cara servis atau teknik dasar servis pada permainan bola voli dapat dilakukan dengan kegiatan-kegiatan latihan sebagai berikut :

A) Persiapan melakukan gerakan servis atas pada permainan bola voli:
  1. Berdiri tegak pandangan ke arah bola (depan).
  2. Kedua kaki sikap melangkah (kaki kiri di depan, kanan di belakang) dan siap untuk memukul bola.
  3. Tangan kiri memegang bola di depan badan.
B) Gerakan servis atas pada permainan bola voli:
  1. Lambungkan bola ke atas agak ke belakang ± 1 meter menggunakan tangan kiri. 
  2. Badan agak melenting ke belakang dan berat badan pada kaki belakang.
  3. Ayunkan tangan kanan bersamaan dengan gerakan badan ke depan.
  4. Bola dipukul menggunakan tangan kanan yang dibantu dengan mengaktifkan/melecutkan pergelangan tangan.
Baca Juga: Teknik Dasar passing Bawah Pada Permainan Bola Voli

C) Akhir gerakan servis atas pada permainan bola voli:
  1. Berat badan dibawa ke depan dengan melangkahkan kaki belakang (kanan) ke depan.
Pandangan mengikuti arah gerakan bola.
 
 Hasil gambar untuk LATIHAN DASAR SERVIS ATAS 
SUMBER: https://www.google.com/search?q=LATIHAN+DASAR+SERVIS+ATAS&client=firefox-b&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwiMpoPmlNfXAhUHOY8KHSQPCFEQ_AUICigB&biw=1024&bih=488
 TEKNIK DASAR SERVICE BAWAH
Servis Bola pada permainan bola voli merupakan hal dasar, karena servis dilakukan pada awal permainan bola voli. Oleh karena itu setiap pemain bola Voli wajib menguasai dasar - dasar dari permainan bola voli seperti servis atas dan bawah maupun Pas

MELATIH TEKNIK PASSING ATAS

teknik passing atas

1.Bola dilambungkan dan ditangkap sendiri atau dilakukan oleh seorang pemain


Anak didik memegang bola ,posisi kedua tangan dalam sikap hendak mengumpan,kemudian bola dilempar dari bawah ke atas kepala tangkap bola dengan kedua tangan juga diatas kepala.Pada saat menangkap bola dianjurkan untuk menggunakan ujung jari

Latihan ini ditekankan pada kelincahan bergerak atau memutar badan dengan tujuan mempercepat posisi tangan dalam menangkap bola

Pada latihan ini ditekankan pada kelincahan bergerak atau berpindah tempat tujuannnya untuk mempercepat sikap badan berada dibawah atau dibelakang bola.Sikap berdiri dengan posisi hendak mengumpan,kemudian bola dilempar dari bawah keberbagai arah sudah tentu jika bola dilempar harus mengikuti arah bola dan menempatkan diri dibawah bola untuk menangkapya

Untuk membiasakan koordinasi gerak dan antisipasi bola yang tepat,sikap anak berdiri dengan posisi tangan hendak mengumpan kemudian bola dilempar dari bawah ke atas dengan ketinggian yang lebih tinggi.Dan saat menangkap bola harus diatas kepala yang dilakukan sambil meloncat.

2.TANGKAP BOLA ANTAR PEMAIN (BERPASANGAN)


Pada latihan ini anak memegang bola dengan posisi tangan hendak mengumpan sedang seorang anak lain berdiri dihadapannya kurang lebih dua meter.Latihan ini adalah tempat tangkap bola dengan satu tangan yang tujuannnya untukmemperkuat otot lengan dan jari-jari tangan,serta ketrampilan menguasai bola.

Untuk memperkuat otot lengan,kemampuan jari-jari tangan memainkan bola dapat dilakukan dengan menambah lambugan bola agar lebih tinggi lagi.Dan penggunaan jari-jari tangan agar selalu dicoba baik dalam melempar bola maupun dalam usaha menangkap bola

Latihan lempar tangkap dengan posisi badan membungkukdan menengadah.Pada latihan ini mempunyai tujuan untuk membiasakan otot perut maupun otot punggung ikut aktif dalam gerakan tersebut.Lemparan dilakukan ank yang memegang bola dengan posisi tangan hendak mengumpan sedang tangkapan dilakukan oleh anak yang lain atau kawan dihadapannya

3.LATIHAN DRIBEL BOLA


Dribel atau mematikan bola kebawah dengan sebelah tangan bergantian dilakukan dribel ditempat bisa dimodifikasi dengan melakukan dribel menggunakan sebelah tangan bergantian dilakukan dengan berjalan kedepan kurang lebih 3 meter dan kembali ketempat semula.

Dribel yang dilakukan bergantian dengan kawannya (berpasangan).Anak dibagi menjadi dua kelompok atau dua baris jarak antara baris pertama dan kedua kurang lebih 3 meter,anak yang melakukan dribel maju kedepan sambil melakukan dribel bergeser kekiri dua langkah,maju dua langkah dan bergeser ke kanan dua langkah kemudian maju lagi

4.MENANGKAP BOLA DENGAN CARA KAKI DIBENGKOKKAN DILAKUKAN SENDIRI


Anak memegang bola kedua tangan dalam posisi hendak melempar bola setelah bola dilempar tinggi tangkaplah bola itu dengan kedua tangan posisi kaki agak bergeser kedepan dan kebelakang dengan lutut atau kaki kebelakang dibengkokkan

Sikap anak sama yang diatas bola diangkat atau dilemparkan agak kedepan kemudian melangkah maju sedikit dan tangkap bola itu diatas kepala dengan kaki depan belakang dibengkokkan

5.MENANGKAP BOLA DENGAN BENTUK PASSING ATAS DILAKUKAN OLEH DUA ORANG


Pada latihan ini seorang anak memegang bola dengan posisi tangan hendak melempar sedang seorang anak yag lain berdiri dihadapannya kurang lebih jarakya 2 meter.Anak yang memegang bola melakukan lemparan dari atas kepala kemudian kawan dihadapnnya menangkap bola diatas kepala dengan bentuk passing atas

Sikap sama diatas kemudian lakukan lemparan dari atas kepala agak tinggi dan kawan dihadapannya menangkap bola diatas kepala agak kedepan persis didepan muka dengan kedua kaki dibengkokkan.

6.ANGKAT BOLA DAN PASSING

Sikap siap normal passing atas kemudian lambungkan bola atau angkat bola setinggi 1-2 meter di atas kepala dan lakukakan passing dengan cara passing atas.

Passing bersama temannya atau bergantian kedua anak saling berhadapan dengan jarak kurang lebih 3 meter sikap tubuh normal seperti diatas kemudian lambungkan bola atau angkat bola diatas kepala dan lakukan passing bola kearah teman dengan passing atas.

Posisi sama yang diatas sebelum dilakukan passing kearah temannya dilakukan passing untuk dirinya sendiri urut-urutannya sebagai berikut : angkat bol diatas kepala ,passing tinggi untuk sendiri,lalu passing ketemannya.

Passing atas dari temannya,teman yang satu siap memegang bola untuk melakukan lemparan kepada temannya sedangkan teman yang berada dihadapannya dalam keadaan siap.Jika bola dilempar kepadaya maka lakukan passing atas.

Setelah semuanya lancar dan dapat melakukan passing tas dengan benar maka lakukan passing atas secara terus menerus berhadapan dengan temannya dari jarak kurang lebih 3 meter
SUMBER:http://olahragapedia.nyimuetz.com/2014/10/cara-melatih-teknik-passing-atas-dengan.html

LATIHAN DASAR PASSING ATAS

Teknik Dasar Passing Bawah dalam Bola Voli Jenis Latihan Kesalahan Umum dalam Melakukan

Teknik Dasar Passing Bawah - Teknik passing bawah lebih wajar, gampang dan terutama aman pada saat menerima bola yang keras, dibandingan dengan passing atas yang membutuhkan sikap tangan yang khusus. Dengan passing bawah semua bola yang datang bisa diterima dengan mudah dan dapat dilambungkan kembali, juga apabila posisi bola sangat rendah atau menyamping dari tubuh. Passing bawah dilakukan di depan setinggi perut kebawah, A.Sarumpet(1992 : 91).

Adapun cara-cara pelaksanaan passing bawah adalah: 
1) Sikap permulaan badan sedemikian rupa sehingga keadaan setimbang labil, 
2) Lengan dijulurkan kedepan bawah siku tidak ditekuk (sudut antara lengan dan badan kira-kira 45ยบ). Badan dibungkukkan, kaki seperti hendak melangkah dengan posisi kaki selebar bahu, lutut ditekuk, kedua lengan bawah dirapatkan sampai siku, sementara jarijari tangan lainnya. Untuk lebih jelasnya lihat gambar di bawah ini. 

Teknik Dasar Passing Bawah dalam Bola Voli
Gambar 2.1 a) lari menyongsong bola
(A.Sarumpaet, dkk.permainan besar. 1992 : 92)

3) Tangan dirapatkan dan tangan terlentang,
4) Tubuh direntangkan menyongsong bola,
5) Bola di pantulkan dengan lengan bawah,
6) Ikuti gerakan bola, (A.sarumpaet Zulfar, dkk 1992 : 92).
Gambar 2.2
(A Sarumpaet, dkk. permainan besar. 1992 : 92)

Passing menurut M. Yunus adalah pengoperan bola kepada teman sendiri dalam satu regu teknik tertentu sebagai langkah awal untuk menyusun pola serangan kepada regu lawan (M. Yunus, 1992 : 79)

Jenis-jenis Passing Bawah

Pada prinsipnya passing bawah dalam permainan bola voli dapat dibedakan menjadi beberapa macam seperti yang dikatakan oleh M. Yunnus (1992 : 79) sebagai berikut : 
1) passing bawah normal (dua tangan), 
2) passing bawah satu tangan, 
3) Passing bawah satu tangan meluncur, sebagai berikut :
Passing bawah ini dua tangan adalah pengambilan bola dengan dua tangan berpegangan satu sama lain, dengan ayunan dari bawah atas depan. Penyatuan kedua tangan ini dilakukan dengan maksud untuk menjamin hanya terjadi satu kali pantulan, untuk menjaga pantulan ganda. Keterampilan dasar ini, seperti dengan menggunakan satu tangan diupayakan dalam posisi yaitu tangan ini mengenai bagian bawah bola agar terjadi teknik memvoli. Dengan demikian bola melayang mengikuti arah parabola dengan kecepatan yang sesuai dengan kebutuhan.
Sikap permulaan pelaksanaan passing bawah dua tanagan dilakukan dengan mengambil posisi sikap siap normal. Pada saat tangan akan dikenakan pada bola, segera tangan dan lengan dalam keadaan terlunjur kebawah depan lurus. Siku tidak boleh ditekuk, dua tangan merupakan papan memukul yang selalu lurus keadaannya.
Pelaksanaan kemampuan dasar itu membutuhkan pembiasaan melalui latihan berulang-ulang, sampai dapat melakukan secara otomatis. Penguasaanya memerlukan rangkaian orientasi pelaksanaan tugas gerak yang mencakup beberapa hal : 1) Siswa memukul bola dalam posisi kedua kakinya bertumpu pada lantai dalam sikap dasar yang labil, 2) kedua lutut agak ditekuk dan kedua kaki sedikit dibuka, salah satu kaki maju kedepan.
Gambar 2.3 Passing normal (passing dengan dua tangan)
(Suharno HP, 1981: 48)

Saat perkenaan passing bawah dua tangan saat akan mengenakan bola pada bagian sebelah atas (bagian proksimal) dari pergelangan tangan, ambilah terlebih dahulu posisi sedemikian rupa sehingga badan berada dalamposisi menghadap bola. Begitu bola berada pada jarak yang tepat maka segeralah ayunan lengan yang lurus dan difikirkan lagi arah bawah keatas depan, perkenaan bola harus diusahakan tepat dibagian proksimal dari pergelangan tangan dan dengan bidang yang selebar mungkin agar bola dapat melambung secara stabil. Maksudnya agar bola selama menempuh lintasannyatidak banyak membuat putaran. Pantulkan bagian setelah mengenai bagian proksimal dari bagian pergelangan tangan, akan memantul keatas depan dengan lambungan yang cukup tinggi dengan sudut 90ยบ sebagai catatan perlu ditambahkan disini bahwa sudut pantulan tidak 90ยบ, maka secara teoritis bola akan diterima tuntas. Tangan pada saat itu telah berpegangan satu tangan dengan tangan lainnya. Setelah bola berhasil di passing bawah maka segera diikuti pengambilan sikap normal kembali ketujuan agar dapat bergerak lebih cepat untuk menyesuaikan diri dengan keadaan M. Yunnus (1992 : 79). Sedangkan passing bawah dengan dua tangan ada beberapa bentuk sikap tangan sebelum melakukan passing bawah dua tangan antara lain :
a. The Dig (cleanched first method), yaitu jari sejajar dan jari tangan yang satu membungkus jari tangan lainnya, ini berasal dari Amerika. Bentuk ini sering digunakan bagi pemain yang sudah tinggi kemampuan passing bawahnya, karena fleksibel apabila menerima bola dari arah lawan.

Gambar 2.4
(M Yunnus, 1992 Olahraga Pilihan Bola Voli, 83)

b. Mengemis (thumb over palm method), yaitu kedua telapak tangan menghadap keatas dengan punggung satu tangan menempel pada telapak tangan lainnya dan dijepit ibu jari
 
Gambar 2.5 Mengemis (Thumb Over Palm Method)
(M Yunnus, 1992 Olahraga Pilihan Bola Voli, 83

c. Curled Fingers Method yaitu telapak tangan menadah keatas dengan punggung satu tangan menempel pada telapak tangan satunya dan jepit oleh ibu jari. 

Gambar 2.6 Curled Fingers Method
(Suharno HP. Dasar-dasar permainan bola voli Yogyakarta. 1982 : 25)

2. Passing Bawah Satu Tangan
Bola juga dapat dimainkan dengan satu tangan, ambil posisi siap normal dengan tumit diangkat sedikit, agar keadaan tubuh labil untuk menjamin reaksi gerakan kesegala arah dengan cepat, kedua tangan siap di depan dada, perhatian dan konsentrasi selalu kearah bola. Perkenaan bola pada bagian lengan bawah antara pergelangan tangan dan sendi siku, sedangkan pusat gerakan lengan pada sendi bahu. Gerakan tersebut memang tidak sepenuhnya dilakukan memukul, bergantung pada arah dan kecepatan bola yang datang. Yang jelas bola adalah bola itu memang dimainkan, bukan ditahan, sehingga nampak bola itu memantul. Yang digunakan adalah salah satu tangan, kiri atau kanan sesuai dengan kebutuhan. Sehubungan dengan hal ini idealnya siswa sudah diajarkan untuk mampu menggunakan kedua belah tangannya, jadi tidak hanya memakai tangan yang dominan.
Gambar 2.7 Memukul bola dengan satu tangan
(Suharno HP, 1981 : 49)

Berdiri sikap normal perhatian dan pandangan selau kearah bola. Setelah bola datang didepan atau di samping badan pemain dan jarak cukup jauh, maka segera start dengan cepat. Pada saat memukul konsentrasi pada usaha memantulkan bola ke atas, dengan luncuran ini kedua tangan yang menumpu di lantai segera berusaha membangunkan badan dengan cepat. Segera bangun dengan keadaan siap memainkan bola (Suharno HP, 1981 : 50)

Kesalahan Umum dalam Melakukan Passing Bawah

Didalam buku Agung wahyudi (2005 : 49) menyatakan “Kesalahankesalahan umum dalam passing bawah adalah: a) Lengan pemukul saat memukul siku ditekuk sehingga papan pemukul menjadi sempit bidangnya, hal ini berakibat bola berputar menyeleweng arahnya, b) Terlalu banyak gerakan lengan pukulan kedepan (terlalu aktif) dibanding gerakan ke atas sehingga sudut datang bola terhadap lengan bawah pemukul tidak 90ยบ, c) Perkenaan bola pada kepalan tapak tangan, d) Kurangnya menekuk lutut pada sikap permulaan dan sikapperkenaan bola , dimana sendi lutut tidak bertindak sebagai pengukit, e) Lengan pemukul diayunkan atau digerakan dua kali yang semestinya satu gerakan pukulan, f) Lengan pemukul diayun lebih tinggi dari bahu (kecuali passing bawah kebelakang), g) Perkenaan bola tidak tepat antara sudut datang dan sudut pantulnya, biasanya kesalahan perkenaan bola setelah lengan hampir lurus dengan dada, jadi perkenaannya terlalu tinggi letaknya didepan dada, h) Bidang lengan pemukul kurang lebar dan tidak rata, i) Kedua tangan pemukul tidak sejajar dan rapat serta goyah saat perkenaan, j) Kurang cepat menghadap bidang pemukul terhadap bola, usaha melangkah agar bola dikuasai di depan badan kurang cepat reaksinya, k) Kurang berkonsentrasi dalam melakukan passing bawah, l) Kurangnya berani jatuh atau guling dilapangan, m) Terlalu eksplosif gerakannya secara keseluruhan, gerakan statis kaku, n) Sebelum perkenaan bola sendi siku ditekuk terlebih dahulu, o) Pada saat mengambil bola dengan passing bawah pandangan tidak kebola.

Latihan Passing Bawah  pada Bola Voli

1. Pengertian Latihan
Latihan adalah suatu proses untuk mempersiapkan fisik mental anak latih secara sistematis untuk mencapai mutu prestasi optimal dengan memberikan beban latihan yang teratur, terarah, meningkat berulang-ulang (Suharno HP, 1981 : 3) melalui latihan seseorang dipersiapkan untuk mencapai tujuan yang jelas. Tujuan  utama latihan adalah untuk mengembangkan dan perfoma atlet.
2. Prinsip Dasar Latihan
Prinsip-prinsip latihan adalah suatu proses berlatih yang sistematis dilakukan secara berulang-ulang dan kian hari jumlah beban latihannya kian bertambah (Suharno HP, 1986 : 18).
Latihan adalah suatu proses penyempurnaan atlet secara sadar untuk mencapai mutu prestasi maksimal dengan diberi beban-beban fisik, teknik, taktik, dan mental yang teratur, terarah, meningkat, bertahap, dan berulang-ulang waktunya. Masalah prinsip-prinsip latihan sangat penting demi mempercepat tercapainyatujuan latihan suatu cabang olahraga. Prinsip-prinsip latihan itu adalah sebagai berikut :
a) Prinsip kontinyuitas
Latihan harus dilakukan sepanjang tahun tanpa terseling, mengingat sifat adaptasi anak lebih stabil dan sementara. Agar supaya adaptasi menjadi mantap dan kokoh sehingga menjadi kebiasaan yang otomatis, maka perlu latihan kontinyu, teratur, terarah, dan berulang-ulang.
b) Prinsip kenaikan latihan dari sedikit demi sedikit dan teratur
Latihan makin lama makin meningkat beratnya, tetapi kenaikan bebannya harus sedikit demi sedikit. Peningkatan beban latihan tidak perlu dilakukan setiap kali latihan, dua atau tiga kali latihan baru dinaikan.
c) Prinsip Interval
Prinsip interval penting dalam program latihan dari yang sifatnya harian, mingguan, bulanan, kuartlan, tahunan yang berguna untuk pemulihan fisik dan mental anak latih dalam menjalankan latihan, maupun istirahat aktif, interval memberikan kesempatan anak latih untuk memulihkan tenaga dalam rangka untuk menyelesaikan elmen latihan berikutnya. Selain itu interval sangat penting dalam hal pencegahan terjadinaya overtraining anak latih. Memberikan waktu untuk mengadaptasi beban latihan interval sangat perlu.
d) Prinsip Perorangan
Setiap anak latih sebagai manusia yang terdiri dari jiwa dan raga pasti berbedabeda dalam segi fisik, mental, watak dan tingkatan kemampuannya. Perbedaanperbedaan itu perlu diperhatikan oleh pelatih agar dalam pemberian dosis latihan, metode latihan dapat serasi di masing-masing orang. Faktor-faktor perorangan yang perlu diperhatikan ialah : Jenis kelamin, kesehatan, umur, kronologis, proporsi tubuh, kemampuan fisik, teknik, mental, kematangan perbanding, sikap atau watak istimewa.
e) Prinsip penekanan (stress)
Latihan harus merupakan tekanan terhadap fisik dan mental anak latih. Penekanan fisik dengan pertanda kelelahan fisik, asam laknat timbul banyak dalam otot. Penekanan mental dan sikap perlu diberikan kepada anak latih sehingga timbul gejala mengeluh, kurang semangat dan sebagainya.
f) Prinsip Spesialisasi (spesifik)
Latihan harus memiliki ciri dan bentuk yang khas sesuai dengan cabang olahraganya. Pemain bola voli dispesialisasikan latihannya sebagai smasher, pengumpan atau sebagai pemain yang serba bisa. Sifat hakiki masing-masing cabang olahraga berbeda-beda, sehingga anak latih sebaiknya diarahkan kesalah satu cabang olahraga yang mantap dan sesuai dengan bakatnya.
Berbagai macam latihan passing bawah yang dapat dilakukan oleh pemain bola voli adalah : 1) Latihan passing bawah berpasangan dengan bola dilempar dengan jarak 3-4 meter oleh pelatih atau teman,2) Latihan passing bawah atau berpatner,3) Latihan passing bawah ketembok/dinding,4) Latihan passing bawah sendiri, latihan passing bawah dalam bentuk bermain terutama menerima servis dan smash dari lawan. Latihan berarti jalan atau cara yang harus dilewati untuk mencapai tujuan tertentu. Cara-cara itu antara lain dengan metode ceramah, metode pemberian tugas, metode demontrasi, dalam mengatasi bahan latihan yang berupa gerakan-gerakan.
metode drill (metode latihan siap) merupakan metode yang lazim dipergunakan untuk menguasai gerakan-gerakan secara otomatis untuk mencapai kecakapan keterampilan suatu cabang olahraga. Latihan adalah suatu proses mempersiapkan fisik dan mental anak latih secara sistematis untuk mencapai mutu prestasi optimal dengan diberi beban latihan yang teratur, terarah, meningkat berulang-ulang waktunya (Suharno HP,1981 : 3).
Otomatisme gerakan sempurna dalam penguasaan teknik merupakan tujuan latihan. Otomatisme dapat tercapai, apabila gerakan itu diulang-ulang dengan frekuensi yang berbeda (Suharno HP,1981:72).

3. Latihan Passing Bawah Berpasangan Tetap
Posisi permulaan ambil posisi satu lawan satu dengan sikap siap bermain. Bola dilempar salah satu kemudian di passing bawah diarahkan kepada lawannya, bola harus melewati net setinggi 224 cm. Setelah melakukan passing bawah posisi tetap menunggu datang bola dari lawan kemudian diarahkan lagi begitu seterusnya tempat yang dipergunakan adalah dua buah petak yan berhubungan, masing-masing petak berukuran panjang 3,5 meter. 
Gambar 2.8 Latihan passing bawah berpasangan tetap
(Theo Kleinman dan Dieter Krubar. Belajar sambil berlatih bola voli. 1984 : 162)

Keterangan gambar :
AB = AC = 1.5 meter
BD = CE = 2 meter
Kelebihan latihan passing bawah berpasangan tetap :
  • Konsentrasi akan terfokus
  • Peningkatan efisiensi dan efektivitas gerakan
  • Pola gerak yang sederhana sehingga lebih mudah untuk dipelajari.
  • Koordinasi yang harmonis antara gerakan lengan, badan, dan kaki
Kelemahan latihan passing bawah berpasangan tetap
  • Kurang menekuk lutut pada langkah persiapan pelaksanaan
  • Lengan pemukul ditekuk sehingga papan pemukul sempit.
4. Latihan Passing Bawah Berpasangan dengan Rotasi Kebelakang
Sikap awal ambil posisi 2 lawan 2 berderet kebelakang dengan sikap siap bermain. Bola dilempar salah satu kemudian segera di passing bawah diarahkan pada lawan dan bola harus melewati diatas net setinggi 224cm, setelah melakukan passing bawah lari ke belakang seterusnya. Theo Kleinmann(1984 : 162)
Gambar 2.9 Latihan Passing Bawah Berpasangan Rotasi
(Theo Kleinmann dan Dieter Kruber. Belajar sambil berlatih bola voli 1984 :163)

Kelebihan latihan passing bawah berpasangan rotasi kebelakang :
  1. Melatih kelincahan dalam melakukan passing bawah dilihat dari pergerakan memutarnya.
  2. Melatih kecepatan reaksi dan kecepatan gerak.
  3. Tidak terfokus dalam satu titik.
Kelemahan passing bawah berpasangan rotasi kebelakang :
  1. Konsentrasinya kurang fokus sehingga dalam penguasaan materi kurang optimal
  2. Banyak melakukan kesalahan dalam melakukan passing bawah.
  3. Terlambat melangkah kesamping atau kedepan agar bola selalu terkurung didepan badan sebelum persentuhan bola oleh lengan pemukul.
  4. Koordinasi kurang harmonis antara gerakan lengan, badan dan kaki 
SUMBER: http://www.landasanteori.com/2017/04/teknik-dasar-passing-bawah-dalam-bola.html

Sejarah Voly

 Hasil gambar untuk SEJARAH VOLI


Pada awal penemuannya, olahraga permainan bola voli ini diberi nama Mintonette. Olahraga Mintonette ini pertama kali ditemukan oleh seorang Instruktur pendidikan jasmani (Director of Phsycal Education) yang bernama William G. Morgan di YMCA pada tanggal 9 Februari 1895, di


Pengertian Permainan Bola Voli
Pengertian Permainan Bola VoliBola voli adalah olahraga permainan yang terdiri dari dua grup. Masing-masing grup saling berlawanan dan memiliki anggota tim sebanyak enam orang

- Copyright © OLAHRAGA VOLI - Devil Survivor 2 - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -