Recent post
Archive for 2017
![]() |
| Pengertian Tosser, Smasher, Universaler, Libero Dalam Permainan Bola Voli |
Tosser /Set-uper
Tugas tosser /set-uper adalah sebagai pengatur serangan sekaligus
sebagai pengumpan. Sesuai dengan tugasnya sebagai pengatur serangan,
seorang s
Sejarah Berdirinya PBVSI, Induk Organisasi Bola Voli Indonesia
Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia atau yang juga akrab disebut dengan PBVSI adalah sebuah induk dari organisasi bola voli di Indonesia yang mana berdiri pada tanggal 22 Januari 1995 di DKI Jakarta, tepatnya di Jl. Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur.Proliga
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Proliga adalah kompetisi bola voli profesional tahunan di Indonesia. Proliga pertama kali dilaksanakan pada tahun 2002 tepatnya dari tanggal 1 Februari sampai dengan 7 April 2002 dan digelar di lima kota yaitu: Jakarta, Bogor, Bandung, Yogyakarta dan Gresik. Dengan partai finalnya akan dilaksanakan di Jakarta, tepatnya Istora Gelora Bung Karno di kompleks olahraga Gelanggang Olahraga Bung Karno.
Peluncuran Proliga merupakan hasil terobosan Ibu Rita Subowo yang waktu itu menjabat sebagai Ketua Umum PP PBVSI. Ia melihat adanya kemunduran bola voli baik dari segi pembinaan, kompetisi, maupun prestasi, untuk itu perlu adanya kompetisi yang lebih profesional. Melalui Kompetisi Bolavoli Profesional PROLIGA, Ibu Rita berharap popularitas bola voli yang semakin menurun di masyarakat akan menjadi bergairah kembali.
Peluncuran Proliga merupakan hasil terobosan Ibu Rita Subowo yang waktu itu menjabat sebagai Ketua Umum PP PBVSI. Ia melihat adanya kemunduran bola voli baik dari segi pembinaan, kompetisi, maupun prestasi, untuk itu perlu adanya kompetisi yang lebih profesional. Melalui Kompetisi Bolavoli Profesional PROLIGA, Ibu Rita berharap popularitas bola voli yang semakin menurun di masyarakat akan menjadi bergairah kembali.
Peserta Kompetisi
Proliga 2002
Tim Putra :- Jakarta Monas
- Jakarta Phinisi
- Jakarta Patriot
- Jakarta Prince
- Bogor Tunas
- Bandung Tectona
- Yogya Yuwana
- Surabaya Flame
- Jakarta Monas
- Jakarta Phinisi
- Jakarta Patriot
- Jakarta Princess
- Bogor Tunas
- Bandung Tectona
- Yogya Yuwana
- Gresik Phonska
Proliga 2003
Tim Putra :- Jakarta Monas Bank DKI
- Jakarta BNI Phinisi
- Jakarta Sananta
- Bandung Tectona
- Yogya Gunadarma
- Surabaya Flame
- Jakarta Monas Bank DKI
- Jakarta BNI Phinisi
- Bandung Tectona
- Bandung Artdeco Bank jabar
- Yogya Gunadarma
- Gresik Phonska
Proliga 2004
Tim Putra :- Surabaya Flame samator
- Bandung Telkomsel
- Yogya Gunadarma
- Jakarta Monas Bank DKI
- Jakarta Phinisi Bank BNI
- Semarang Berlian
- Jakarta Elekrtic
- Jakarta Monas Bank DKI
- Bandung Artdeco Bank Jabar
- Jakarta Phinisi Bank BNI
- Gresik Phonska
- Yogya Gunadarma
Proliga 2005
Tim Putra :- Jakarta BNI 46
- Jakarta Monas Bank DKI
- Surabaya Samator
- Jakarta Elektric PLN
- Yogya Yuso Tomkins
- Jakarta Sananta
- Jakarta BNI 46
- Jakarta Elektric PLN
- Bandung Artdeco Bank Jabar
- Jakarta Monas Bank DKI
- Gresik Phonska Bank Jatim
- Yogya Yuso Tomkins
Proliga 2006
Tim Putra :- Jakarta BNI Taplus
- Surabaya Samator
- Bandung BSI
- Jakarta P2B Sananta
- Jakarta Monas Bank DKI
- Yogya Yuso Tomkins
- Bandung Artdeco Bank Jabar
- Gresik Phonska
- Jakarta BNI Taplus
- Jakarta Elektric PLN
- Jakarta Monas Bank DKI
- Yogya Yuso Tomkins
Proliga 2007
Tim Putra :- Jakarta BNI Taplus
- Surabaya Samator
- Jakarta P2B Sananta
- Yogya Yuso Tomkins
- Bandung Tectona Pakuan
- Semarang Pekot Bank Jateng
- Jakarta BNI Taplus
- Gresik Petrokimia
- Jakarta Elektric PLN
- Jakarta Popsivo Polwan
- Surabaya Bank Jatim
Proliga 2008
Tim Putra: [1]- Jakarta BNI Taplus
- Jakarta P2B Sananda
- Bantul Yuso Tomkins
- Surabaya Samator
- Jember Pemkab
- Jakarta BNI Taplus
- Jakarta Electric PLN
- Jakarta Popsivo Polwan
- Surabaya Bank Jatim
- Gresik Petrokimia
- Bogor Prayoga Unitas
Proliga 2009
Tim Putra:- Jakarta BNI Taplus
- Jakarta P2B Sananta
- Bantul Yuso Tomkins
- Surabaya Samator
- Jember Pemkab
- Palembang Bank Sumsel
- Jakarta BNI Taplus
- Jakarta Elektrik PLN
- Jakarta Popsivo Polwan
- Surabaya Bank Jatim
- Gresik Petrokimia
- Bogor Prayoga Unitas
Proliga 2010
Tim Putra:[2]- Surabaya Samator
- Jakarta Sananta
- Palembang Bank Sumsel Babel
- Jakarta BNI 46
- Bantul Yuso Gunadharma
- Jakarta Electric PLN
- Jakarta BNI 46
- Gresik Petrokimia
- Jakarta Popsivo Polwan
- Jakarta TNI AU
Proliga 2011
Tim Putra:[3][4]- Semarang Bank Jateng
- Jogja Yuso Gunadharma
- Jakarta Electric PLN
- Surabaya Samator
- Jakarta Sananta
- Palembang Bank Sumsel Babel
- Jakarta BNI 46
- Bantul Yuso Gunadharma
- Jakarta Electric PLN
- Jakarta BNI 46
- Gresik Petrokimia
- Jakarta Popsivo Polwan
- Jakarta TNI AU
- Alko Bandung
- Bontang Badak LNG
Proliga 2012
Tim Putra:- Palembang Bank Sumsel Babel
- Jakarta Sananta
- Surabaya Samator
- Jakarta Electric PLN
- Semarang Bank Jateng
- Yogya Yuso Gunadarma
- Jakarta BNI 46
- Jakarta Electric PLN
- Jakarta Popsivo Polwan
- Gresik Petrokimia
- Jakarta TNI AU
- Bandung Alko
- Jakarta BNI 46
- Bontang LNG Badak
Proliga 2013
Tim Putra:- Jakarta BNI 46
- Surabaya Samator
- Palembang Bank Sumsel Babel
- Semarang Bank Jateng
- Jakarta Sananta Indocement
- Jakarta Pertamina Energi
- Jakarta Electric PLN
- Jakarta Popsivo PGN
- Jakarta Electric PLN
- Jakarta TNI AU
- Gresik Petrokimia
- Jakarta BNI 46
- Manokwari Valeria Papua Barat
- Jakarta Pertamina Energi
Proliga 2014
Tim Putra:- Palembang Bank Sumsel Babel
- Jakarta BNI 46
- Surabaya Samator
- Jakarta Pertamina Energi
- Jakarta Elektrik PLN
- Solo Bank Jateng
- Jakarta Popsivo Polwan
- Manokwari Valeria Papua Barat
- Gresik Petrokimia
- Jakarta Elektrik PLN
- Jakarta BNI 46
- Jakarta Pertamina Energi
- Jakarta Bank DKI
Proliga 2015[5]
Tim Putra:- Jakarta Pertamina Energi
- Surabaya Samator
- Jakarta Electric PLN
- Jakarta BNI 46
- Palembang Bank Sumsel Babel
- Jakarta Pertamina Energi
- Jakarta Popsivo PGN
- Jakarta Electric PLN
- Manokwari Valeria Papua Barat
- Jakarta BNI 46
- Gresik Petrokimia
- Jakarta Bank DKI
Proliga 2016
Tim Putra:- Jakarta Pertamina Energi
- Jakarta Elektrik PLN
- Surabaya Samator
- Jakarta BNI 46
- Palembang Bank SumselBabel
- Bekasi BVN
- Jakarta Elektrik PLN
- Jakarta Pertamina Energi
- Jakarta PGN Popsivo
- Gresik Petrokimia
- Bekasi BVN
Daftar Juara Proliga
Berikut Daftar Juara Proliga sejak sebelum ada seponsor tahun (2002), Kratindeng Proliga (2003), Sampoerna Hijau Proliga (2004-2011), BSI Proliga (2012-2014), dan Pertamina Proliga (2015-2016).Juara Proliga 2002
- Putra: Bandung Tectona
- Putri: Jakarta Monas Bank DKI
Juara Proliga 2003
- Putra: Jakarta BNI Phinisi
- Putri: Bandung Art Deco
Juara Proliga 2004
- Putra: Surabaya Flame
- Putri: Jakarta Elektric PLN
Juara Proliga 2005
- Putra: Jakarta BNI Taplus
- Putri: Jakarta BNI Taplus
Juara Proliga 2006
- Putra: Jakarta BNI Taplus
- Putri: Bandung Art Deco
Juara Proliga 2007
- Putra: Surabya Samator
- Putri: Surabaya Bank Jatim
Juara Proliga 2008
- Putra: Jakarta P2B Sananta
- Putri: Surabaya Bank Jatim
Juara Proliga 2009
- Putra: Surabya Samator
- Putri: Jakarta Elektric PLN
Juara Proliga 2010
- Putra: Jakarta BNI Taplus
- Putri: Jakarta BNI Taplus
Juara Proliga 2011
- Putra: Palembang Bank Sumsel
- Putri: Jakarta Elektric PLN
Juara Proliga 2012
- Putra: Jakarta BNI 46
- Putri: Jakarta Popsivo Polwan
Juara Proliga 2013
- Putra: Palembang Bank Sumsel
- Putri: Jakarta Popsivo PGN
Juara Proliga 2014
- Putra: Surabaya Samator
- Putri: Jakarta Pertamina Energi
Juara Proliga 2015
- Putra: Jakarta Elektric PLN
- Putri: Jakarta Elektric PLN
Juara Proliga 2016
- Putra: Surabaya Samator
- Putri: Jakarta Elektric PLN
PERALATAN VOLY
Dalam permainan bola voli seorang pemain diperkenankan untuk memakai asesoris atau pelengkap apapun asalkan pemakaian dari perlengkapan tersebut tidak memungkinkan terjadi luka, akan tetapi setiap resiko dari asesoris yang dipakai tersebut ditanggung oleh masing-masing pemain. Jika kita li
Dalam permainan bola voli seorang pemain diperkenankan untuk memakai asesoris atau pelengkap apapun asalkan pemakaian dari perlengkapan tersebut tidak memungkinkan terjadi luka, akan tetapi setiap resiko dari asesoris yang dipakai tersebut ditanggung oleh masing-masing pemain. Jika kita li
Peraturan Permainan Bola Voli Terbaru
Adapun peraturan permainan bola voli sebagai berikut.
Formasi Pemain Bola Voli
Pemain nomor satu dinamakan server, pemain kedua dinamakan spiker, pemain ketiga dinamakan set upper atau tosser,pemain nomor empat dinamakan blocker, pemain nomor lima dan enam dinamakan libero.
Sejarah permainan Bola Voli di Indonesia
Orang-orang
sedangmelakukan permainan bola voli. images: wikimedia.org
Masuknya permainan bola voli
dimulai ketika masuknya masa penjajahan belanda melalui jalur
perdagangan pada tahun 1928. Perkembangan permainan bola voli sangatlah begitu
cepat di Indonesia, hal ini desebabkan karena kebutuhan olahraga rakyat
indonesia yang begitu besar. Maka dari itu permainan bola voli masuk dalam
pertanding
Teknik Blocking dalam Permainan Bola Voli dan Penjelasan Lengkapnya!
Pengertian block dalam permainan bola voli
Teknik smash bola voli

Untuk dapat berhasil dengan baik dalam melancarkan smash, diperlukan lompatan dan jangkauan yang tinggi oleh pemain.
Karena smash merupakan sebuah teknik yang memiliki gerakan yang kompleks.
Berikut ini tahap-tahap untuk melakukan smash dalam permainan bola voli:
- Langkah awalan
- Tolakan untuk melompat
- Memukul bola ketika melayang di udara
- Mendarat kembali setelah memukul bola
- Mengambil langkah awalan sekitar 1 sampai 3 langkah.
- Langkah yang diambil merupakan langkah kaki yang lebar.
- Ketika mendekati net, ayunkan kedua lengan ke belakang.
- Hentakkan kedua kaki bersusulan, lalu lompat.
- Kemudian lengan yang akan memukul mulai diayunkan ke depan, dan punggung menegang ke belakang.
- Pukul bola dengan lengan terjulur, tangan terbuka dan menaungi bola.
- Sementara pergelangan tangan mesti longgar.
Untuk menjadi seorang smasher yang handal, dibutuhkan kegesitan dan kepandaian dalam melompat, serta memiliki kemampuan yang baik dalam memukul bola sekeras mungkin.
Latihan meningkatkan kekuatan smash
Adapun bentuk latihan yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan kekuatan smash kamu adalah dengan melatih power lengan dan melatih power bahu.
Sedangkan untuk power bahu, kamu bisa memakai barbel dan mengayunkannya dengan memutarkannya searah jarum jam atau kebalikannya. Hal ini dapat bermanfaat untuk melenturkan rotasi bahu kamu sehingga dapat membuat ayunan tangan kamu semakin keras dan maksimal.
SUMBER: https://olahraga.pro/teknik-smash-bola-voli/
Teknik Dasar Servis Atas pada Permainan Bola Voli
A) Persiapan melakukan gerakan servis atas pada permainan bola voli:
C) Akhir gerakan servis atas pada permainan bola voli:
Untuk mempelajari cara servis atau teknik dasar servis pada permainan
bola voli dapat dilakukan dengan kegiatan-kegiatan latihan sebagai
berikut :
A) Persiapan melakukan gerakan servis atas pada permainan bola voli:
- Berdiri tegak pandangan ke arah bola (depan).
- Kedua kaki sikap melangkah (kaki kiri di depan, kanan di belakang) dan siap untuk memukul bola.
- Tangan kiri memegang bola di depan badan.
- Lambungkan bola ke atas agak ke belakang ± 1 meter menggunakan tangan kiri.
- Badan agak melenting ke belakang dan berat badan pada kaki belakang.
- Ayunkan tangan kanan bersamaan dengan gerakan badan ke depan.
- Bola dipukul menggunakan tangan kanan yang dibantu dengan mengaktifkan/melecutkan pergelangan tangan.
C) Akhir gerakan servis atas pada permainan bola voli:
- Berat badan dibawa ke depan dengan melangkahkan kaki belakang (kanan) ke depan.
SUMBER: https://www.google.com/search?q=LATIHAN+DASAR+SERVIS+ATAS&client=firefox-b&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwiMpoPmlNfXAhUHOY8KHSQPCFEQ_AUICigB&biw=1024&bih=488
MELATIH TEKNIK PASSING ATAS
1.Bola dilambungkan dan ditangkap sendiri atau dilakukan oleh seorang pemain
Anak didik memegang bola ,posisi kedua tangan dalam sikap hendak mengumpan,kemudian bola dilempar dari bawah ke atas kepala tangkap bola dengan kedua tangan juga diatas kepala.Pada saat menangkap bola dianjurkan untuk menggunakan ujung jari
Latihan ini ditekankan pada kelincahan bergerak atau memutar badan dengan tujuan mempercepat posisi tangan dalam menangkap bola
Pada latihan ini ditekankan pada kelincahan bergerak atau berpindah tempat tujuannnya untuk mempercepat sikap badan berada dibawah atau dibelakang bola.Sikap berdiri dengan posisi hendak mengumpan,kemudian bola dilempar dari bawah keberbagai arah sudah tentu jika bola dilempar harus mengikuti arah bola dan menempatkan diri dibawah bola untuk menangkapya
Untuk membiasakan koordinasi gerak dan antisipasi bola yang tepat,sikap anak berdiri dengan posisi tangan hendak mengumpan kemudian bola dilempar dari bawah ke atas dengan ketinggian yang lebih tinggi.Dan saat menangkap bola harus diatas kepala yang dilakukan sambil meloncat.
2.TANGKAP BOLA ANTAR PEMAIN (BERPASANGAN)
Pada latihan ini anak memegang bola dengan posisi tangan hendak mengumpan sedang seorang anak lain berdiri dihadapannya kurang lebih dua meter.Latihan ini adalah tempat tangkap bola dengan satu tangan yang tujuannnya untukmemperkuat otot lengan dan jari-jari tangan,serta ketrampilan menguasai bola.
Untuk memperkuat otot lengan,kemampuan jari-jari tangan memainkan bola dapat dilakukan dengan menambah lambugan bola agar lebih tinggi lagi.Dan penggunaan jari-jari tangan agar selalu dicoba baik dalam melempar bola maupun dalam usaha menangkap bola
Latihan lempar tangkap dengan posisi badan membungkukdan menengadah.Pada latihan ini mempunyai tujuan untuk membiasakan otot perut maupun otot punggung ikut aktif dalam gerakan tersebut.Lemparan dilakukan ank yang memegang bola dengan posisi tangan hendak mengumpan sedang tangkapan dilakukan oleh anak yang lain atau kawan dihadapannya
3.LATIHAN DRIBEL BOLA
Dribel atau mematikan bola kebawah dengan sebelah tangan bergantian dilakukan dribel ditempat bisa dimodifikasi dengan melakukan dribel menggunakan sebelah tangan bergantian dilakukan dengan berjalan kedepan kurang lebih 3 meter dan kembali ketempat semula.
Dribel yang dilakukan bergantian dengan kawannya (berpasangan).Anak dibagi menjadi dua kelompok atau dua baris jarak antara baris pertama dan kedua kurang lebih 3 meter,anak yang melakukan dribel maju kedepan sambil melakukan dribel bergeser kekiri dua langkah,maju dua langkah dan bergeser ke kanan dua langkah kemudian maju lagi
4.MENANGKAP BOLA DENGAN CARA KAKI DIBENGKOKKAN DILAKUKAN SENDIRI
Anak memegang bola kedua tangan dalam posisi hendak melempar bola setelah bola dilempar tinggi tangkaplah bola itu dengan kedua tangan posisi kaki agak bergeser kedepan dan kebelakang dengan lutut atau kaki kebelakang dibengkokkan
Sikap anak sama yang diatas bola diangkat atau dilemparkan agak kedepan kemudian melangkah maju sedikit dan tangkap bola itu diatas kepala dengan kaki depan belakang dibengkokkan
5.MENANGKAP BOLA DENGAN BENTUK PASSING ATAS DILAKUKAN OLEH DUA ORANG
Pada latihan ini seorang anak memegang bola dengan posisi tangan hendak melempar sedang seorang anak yag lain berdiri dihadapannya kurang lebih jarakya 2 meter.Anak yang memegang bola melakukan lemparan dari atas kepala kemudian kawan dihadapnnya menangkap bola diatas kepala dengan bentuk passing atas
Sikap sama diatas kemudian lakukan lemparan dari atas kepala agak tinggi dan kawan dihadapannya menangkap bola diatas kepala agak kedepan persis didepan muka dengan kedua kaki dibengkokkan.
6.ANGKAT BOLA DAN PASSING
Sikap siap normal passing atas kemudian lambungkan bola atau angkat bola setinggi 1-2 meter di atas kepala dan lakukakan passing dengan cara passing atas.
Passing bersama temannya atau bergantian kedua anak saling berhadapan dengan jarak kurang lebih 3 meter sikap tubuh normal seperti diatas kemudian lambungkan bola atau angkat bola diatas kepala dan lakukan passing bola kearah teman dengan passing atas.
Posisi sama yang diatas sebelum dilakukan passing kearah temannya dilakukan passing untuk dirinya sendiri urut-urutannya sebagai berikut : angkat bol diatas kepala ,passing tinggi untuk sendiri,lalu passing ketemannya.
Passing atas dari temannya,teman yang satu siap memegang bola untuk melakukan lemparan kepada temannya sedangkan teman yang berada dihadapannya dalam keadaan siap.Jika bola dilempar kepadaya maka lakukan passing atas.
Setelah semuanya lancar dan dapat melakukan passing tas dengan benar maka lakukan passing atas secara terus menerus berhadapan dengan temannya dari jarak kurang lebih 3 meter
SUMBER:http://olahragapedia.nyimuetz.com/2014/10/cara-melatih-teknik-passing-atas-dengan.html
Teknik Dasar Passing Bawah dalam Bola Voli Jenis Latihan Kesalahan Umum dalam Melakukan
Teknik Dasar Passing Bawah - Teknik passing bawah lebih wajar,
gampang dan terutama aman pada saat menerima bola yang keras,
dibandingan dengan passing atas yang membutuhkan sikap tangan yang
khusus. Dengan passing bawah semua bola yang datang bisa diterima dengan
mudah dan dapat dilambungkan kembali, juga apabila posisi bola sangat
rendah atau menyamping dari tubuh. Passing bawah dilakukan di depan
setinggi perut kebawah, A.Sarumpet(1992 : 91).
Adapun
cara-cara pelaksanaan passing bawah adalah:
1) Sikap permulaan badan
sedemikian rupa sehingga keadaan setimbang labil,
2) Lengan dijulurkan
kedepan bawah siku tidak ditekuk (sudut antara lengan dan badan
kira-kira 45ยบ). Badan dibungkukkan, kaki seperti hendak melangkah dengan
posisi kaki selebar bahu, lutut ditekuk, kedua lengan bawah dirapatkan
sampai siku, sementara jarijari tangan lainnya. Untuk lebih jelasnya
lihat gambar di bawah ini.
Gambar 2.1 a) lari menyongsong bola
(A.Sarumpaet, dkk.permainan besar. 1992 : 92)
3) Tangan dirapatkan dan tangan terlentang,
4) Tubuh direntangkan menyongsong bola,
5) Bola di pantulkan dengan lengan bawah,
6) Ikuti gerakan bola, (A.sarumpaet Zulfar, dkk 1992 : 92).
Gambar 2.2
(A Sarumpaet, dkk. permainan besar. 1992 : 92)
Passing menurut M. Yunus adalah pengoperan bola kepada teman sendiri dalam satu regu teknik tertentu sebagai langkah awal untuk menyusun pola serangan kepada regu lawan (M. Yunus, 1992 : 79)
Jenis-jenis Passing Bawah
Pada
prinsipnya passing bawah dalam permainan bola voli dapat dibedakan
menjadi beberapa macam seperti yang dikatakan oleh M. Yunnus (1992 : 79)
sebagai berikut :
1) passing bawah normal (dua tangan),
2) passing
bawah satu tangan,
3) Passing bawah satu tangan meluncur, sebagai
berikut :
Passing bawah
ini dua tangan adalah pengambilan bola dengan dua tangan berpegangan
satu sama lain, dengan ayunan dari bawah atas depan. Penyatuan kedua
tangan ini dilakukan dengan maksud untuk menjamin hanya terjadi satu
kali pantulan, untuk menjaga pantulan ganda. Keterampilan dasar ini,
seperti dengan menggunakan satu tangan diupayakan dalam posisi yaitu
tangan ini mengenai bagian bawah bola agar terjadi teknik memvoli.
Dengan demikian bola melayang mengikuti arah parabola dengan kecepatan
yang sesuai dengan kebutuhan.
Sikap permulaan
pelaksanaan passing bawah dua tanagan dilakukan dengan mengambil posisi
sikap siap normal. Pada saat tangan akan dikenakan pada bola, segera
tangan dan lengan dalam keadaan terlunjur kebawah depan lurus. Siku
tidak boleh ditekuk, dua tangan merupakan papan memukul yang selalu
lurus keadaannya.
Pelaksanaan kemampuan dasar itu
membutuhkan pembiasaan melalui latihan berulang-ulang, sampai dapat
melakukan secara otomatis. Penguasaanya memerlukan rangkaian orientasi
pelaksanaan tugas gerak yang mencakup beberapa hal : 1) Siswa memukul
bola dalam posisi kedua kakinya bertumpu pada lantai dalam sikap dasar
yang labil, 2) kedua lutut agak ditekuk dan kedua kaki sedikit dibuka,
salah satu kaki maju kedepan.
Gambar 2.3 Passing normal (passing dengan dua tangan)
(Suharno HP, 1981: 48)
Saat
perkenaan passing bawah dua tangan saat akan mengenakan bola pada
bagian sebelah atas (bagian proksimal) dari pergelangan tangan, ambilah
terlebih dahulu posisi sedemikian rupa sehingga badan berada dalamposisi
menghadap bola. Begitu bola berada pada jarak yang tepat maka segeralah
ayunan lengan yang lurus dan difikirkan lagi arah bawah keatas depan,
perkenaan bola harus diusahakan tepat dibagian proksimal dari
pergelangan tangan dan dengan bidang yang selebar mungkin agar bola
dapat melambung secara stabil. Maksudnya agar bola selama menempuh
lintasannyatidak banyak membuat putaran. Pantulkan bagian setelah
mengenai bagian proksimal dari bagian pergelangan tangan, akan memantul
keatas depan dengan lambungan yang cukup tinggi dengan sudut 90ยบ sebagai
catatan perlu ditambahkan disini bahwa sudut pantulan tidak 90ยบ, maka
secara teoritis bola akan diterima tuntas. Tangan pada saat itu telah
berpegangan satu tangan dengan tangan lainnya. Setelah bola berhasil di
passing bawah maka segera diikuti pengambilan sikap normal kembali
ketujuan agar dapat bergerak lebih cepat untuk menyesuaikan diri dengan
keadaan M. Yunnus (1992 : 79). Sedangkan passing bawah dengan dua tangan
ada beberapa bentuk sikap tangan sebelum melakukan passing bawah dua
tangan antara lain :
a. The Dig (cleanched first
method), yaitu jari sejajar dan jari tangan yang satu membungkus jari
tangan lainnya, ini berasal dari Amerika. Bentuk ini sering digunakan
bagi pemain yang sudah tinggi kemampuan passing bawahnya, karena
fleksibel apabila menerima bola dari arah lawan.
Gambar 2.4
(M Yunnus, 1992 Olahraga Pilihan Bola Voli, 83)
b. Mengemis (thumb over palm method), yaitu kedua telapak tangan menghadap keatas dengan punggung satu tangan menempel pada telapak tangan lainnya dan dijepit ibu jari
Gambar 2.5 Mengemis (Thumb Over Palm Method)
(M Yunnus, 1992 Olahraga Pilihan Bola Voli, 83
c. Curled Fingers Method yaitu telapak tangan menadah keatas dengan punggung satu tangan menempel pada telapak tangan satunya dan jepit oleh ibu jari.
Gambar 2.6 Curled Fingers Method
(Suharno HP. Dasar-dasar permainan bola voli Yogyakarta. 1982 : 25)
2. Passing Bawah Satu Tangan
Bola
juga dapat dimainkan dengan satu tangan, ambil posisi siap normal
dengan tumit diangkat sedikit, agar keadaan tubuh labil untuk menjamin
reaksi gerakan kesegala arah dengan cepat, kedua tangan siap di depan
dada, perhatian dan konsentrasi selalu kearah bola. Perkenaan bola pada
bagian lengan bawah antara pergelangan tangan dan sendi siku, sedangkan
pusat gerakan lengan pada sendi bahu. Gerakan tersebut memang tidak
sepenuhnya dilakukan memukul, bergantung pada arah dan kecepatan bola
yang datang. Yang jelas bola adalah bola itu memang dimainkan, bukan
ditahan, sehingga nampak bola itu memantul. Yang digunakan adalah salah
satu tangan, kiri atau kanan sesuai dengan kebutuhan. Sehubungan dengan
hal ini idealnya siswa sudah diajarkan untuk mampu menggunakan kedua
belah tangannya, jadi tidak hanya memakai tangan yang dominan.
Gambar 2.7 Memukul bola dengan satu tangan
(Suharno HP, 1981 : 49)
Berdiri
sikap normal perhatian dan pandangan selau kearah bola. Setelah bola
datang didepan atau di samping badan pemain dan jarak cukup jauh, maka
segera start dengan cepat. Pada saat memukul konsentrasi pada usaha
memantulkan bola ke atas, dengan luncuran ini kedua tangan yang menumpu
di lantai segera berusaha membangunkan badan dengan cepat. Segera bangun
dengan keadaan siap memainkan bola (Suharno HP, 1981 : 50)
Kesalahan Umum dalam Melakukan Passing Bawah
Didalam
buku Agung wahyudi (2005 : 49) menyatakan “Kesalahankesalahan umum
dalam passing bawah adalah: a) Lengan pemukul saat memukul siku ditekuk
sehingga papan pemukul menjadi sempit bidangnya, hal ini berakibat bola
berputar menyeleweng arahnya, b) Terlalu banyak gerakan lengan pukulan
kedepan (terlalu aktif) dibanding gerakan ke atas sehingga sudut datang
bola terhadap lengan bawah pemukul tidak 90ยบ, c) Perkenaan bola pada
kepalan tapak tangan, d) Kurangnya menekuk lutut pada sikap permulaan
dan sikapperkenaan bola , dimana sendi lutut tidak bertindak sebagai
pengukit, e) Lengan pemukul diayunkan atau digerakan dua kali yang
semestinya satu gerakan pukulan, f) Lengan pemukul diayun lebih tinggi
dari bahu (kecuali passing bawah kebelakang), g) Perkenaan bola tidak
tepat antara sudut datang dan sudut pantulnya, biasanya kesalahan
perkenaan bola setelah lengan hampir lurus dengan dada, jadi
perkenaannya terlalu tinggi letaknya didepan dada, h) Bidang lengan
pemukul kurang lebar dan tidak rata, i) Kedua tangan pemukul tidak
sejajar dan rapat serta goyah saat perkenaan, j) Kurang cepat menghadap
bidang pemukul terhadap bola, usaha melangkah agar bola dikuasai di
depan badan kurang cepat reaksinya, k) Kurang berkonsentrasi dalam
melakukan passing bawah, l) Kurangnya berani jatuh atau guling
dilapangan, m) Terlalu eksplosif gerakannya secara keseluruhan, gerakan
statis kaku, n) Sebelum perkenaan bola sendi siku ditekuk terlebih
dahulu, o) Pada saat mengambil bola dengan passing bawah pandangan tidak
kebola.
Latihan Passing Bawah pada Bola Voli
1. Pengertian Latihan
Latihan
adalah suatu proses untuk mempersiapkan fisik mental anak latih secara
sistematis untuk mencapai mutu prestasi optimal dengan memberikan beban
latihan yang teratur, terarah, meningkat berulang-ulang (Suharno HP,
1981 : 3) melalui latihan seseorang dipersiapkan untuk mencapai tujuan
yang jelas. Tujuan utama latihan adalah untuk mengembangkan dan perfoma
atlet.
2. Prinsip Dasar Latihan
Prinsip-prinsip
latihan adalah suatu proses berlatih yang sistematis dilakukan secara
berulang-ulang dan kian hari jumlah beban latihannya kian bertambah
(Suharno HP, 1986 : 18).
Latihan adalah suatu proses
penyempurnaan atlet secara sadar untuk mencapai mutu prestasi maksimal
dengan diberi beban-beban fisik, teknik, taktik, dan mental yang
teratur, terarah, meningkat, bertahap, dan berulang-ulang waktunya.
Masalah prinsip-prinsip latihan sangat penting demi mempercepat
tercapainyatujuan latihan suatu cabang olahraga. Prinsip-prinsip latihan
itu adalah sebagai berikut :
a) Prinsip kontinyuitas
Latihan
harus dilakukan sepanjang tahun tanpa terseling, mengingat sifat
adaptasi anak lebih stabil dan sementara. Agar supaya adaptasi menjadi
mantap dan kokoh sehingga menjadi kebiasaan yang otomatis, maka perlu
latihan kontinyu, teratur, terarah, dan berulang-ulang.
b) Prinsip kenaikan latihan dari sedikit demi sedikit dan teratur
Latihan
makin lama makin meningkat beratnya, tetapi kenaikan bebannya harus
sedikit demi sedikit. Peningkatan beban latihan tidak perlu dilakukan
setiap kali latihan, dua atau tiga kali latihan baru dinaikan.
c) Prinsip Interval
Prinsip
interval penting dalam program latihan dari yang sifatnya harian,
mingguan, bulanan, kuartlan, tahunan yang berguna untuk pemulihan fisik
dan mental anak latih dalam menjalankan latihan, maupun istirahat aktif,
interval memberikan kesempatan anak latih untuk memulihkan tenaga dalam
rangka untuk menyelesaikan elmen latihan berikutnya. Selain itu
interval sangat penting dalam hal pencegahan terjadinaya overtraining
anak latih. Memberikan waktu untuk mengadaptasi beban latihan interval
sangat perlu.
d) Prinsip Perorangan
Setiap anak
latih sebagai manusia yang terdiri dari jiwa dan raga pasti berbedabeda
dalam segi fisik, mental, watak dan tingkatan kemampuannya.
Perbedaanperbedaan itu perlu diperhatikan oleh pelatih agar dalam
pemberian dosis latihan, metode latihan dapat serasi di masing-masing
orang. Faktor-faktor perorangan yang perlu diperhatikan ialah : Jenis
kelamin, kesehatan, umur, kronologis, proporsi tubuh, kemampuan fisik,
teknik, mental, kematangan perbanding, sikap atau watak istimewa.
e) Prinsip penekanan (stress)
Latihan
harus merupakan tekanan terhadap fisik dan mental anak latih. Penekanan
fisik dengan pertanda kelelahan fisik, asam laknat timbul banyak dalam
otot. Penekanan mental dan sikap perlu diberikan kepada anak latih
sehingga timbul gejala mengeluh, kurang semangat dan sebagainya.
f) Prinsip Spesialisasi (spesifik)
Latihan
harus memiliki ciri dan bentuk yang khas sesuai dengan cabang
olahraganya. Pemain bola voli dispesialisasikan latihannya sebagai
smasher, pengumpan atau sebagai pemain yang serba bisa. Sifat hakiki
masing-masing cabang olahraga berbeda-beda, sehingga anak latih
sebaiknya diarahkan kesalah satu cabang olahraga yang mantap dan sesuai
dengan bakatnya.
Berbagai macam latihan passing bawah
yang dapat dilakukan oleh pemain bola voli adalah : 1) Latihan passing
bawah berpasangan dengan bola dilempar dengan jarak 3-4 meter oleh
pelatih atau teman,2) Latihan passing bawah atau berpatner,3) Latihan
passing bawah ketembok/dinding,4) Latihan passing bawah sendiri, latihan
passing bawah dalam bentuk bermain terutama menerima servis dan smash
dari lawan. Latihan berarti jalan atau cara yang harus dilewati untuk
mencapai tujuan tertentu. Cara-cara itu antara lain dengan metode
ceramah, metode pemberian tugas, metode demontrasi, dalam mengatasi
bahan latihan yang berupa gerakan-gerakan.
metode
drill (metode latihan siap) merupakan metode yang lazim dipergunakan
untuk menguasai gerakan-gerakan secara otomatis untuk mencapai kecakapan
keterampilan suatu cabang olahraga. Latihan adalah suatu proses
mempersiapkan fisik dan mental anak latih secara sistematis untuk
mencapai mutu prestasi optimal dengan diberi beban latihan yang teratur,
terarah, meningkat berulang-ulang waktunya (Suharno HP,1981 : 3).
Otomatisme
gerakan sempurna dalam penguasaan teknik merupakan tujuan latihan.
Otomatisme dapat tercapai, apabila gerakan itu diulang-ulang dengan
frekuensi yang berbeda (Suharno HP,1981:72).
3. Latihan Passing Bawah Berpasangan Tetap
Posisi
permulaan ambil posisi satu lawan satu dengan sikap siap bermain. Bola
dilempar salah satu kemudian di passing bawah diarahkan kepada lawannya,
bola harus melewati net setinggi 224 cm. Setelah melakukan passing
bawah posisi tetap menunggu datang bola dari lawan kemudian diarahkan
lagi begitu seterusnya tempat yang dipergunakan adalah dua buah petak
yan berhubungan, masing-masing petak berukuran panjang 3,5 meter.
Gambar 2.8 Latihan passing bawah berpasangan tetap
(Theo Kleinman dan Dieter Krubar. Belajar sambil berlatih bola voli. 1984 : 162)
Keterangan gambar :
AB = AC = 1.5 meter
BD = CE = 2 meter
Kelebihan latihan passing bawah berpasangan tetap :
- Konsentrasi akan terfokus
- Peningkatan efisiensi dan efektivitas gerakan
- Pola gerak yang sederhana sehingga lebih mudah untuk dipelajari.
- Koordinasi yang harmonis antara gerakan lengan, badan, dan kaki
Kelemahan latihan passing bawah berpasangan tetap
- Kurang menekuk lutut pada langkah persiapan pelaksanaan
- Lengan pemukul ditekuk sehingga papan pemukul sempit.
4. Latihan Passing Bawah Berpasangan dengan Rotasi Kebelakang
Sikap
awal ambil posisi 2 lawan 2 berderet kebelakang dengan sikap siap
bermain. Bola dilempar salah satu kemudian segera di passing bawah
diarahkan pada lawan dan bola harus melewati diatas net setinggi 224cm,
setelah melakukan passing bawah lari ke belakang seterusnya. Theo
Kleinmann(1984 : 162)
Gambar 2.9 Latihan Passing Bawah Berpasangan Rotasi
(Theo Kleinmann dan Dieter Kruber. Belajar sambil berlatih bola voli 1984 :163)
Kelebihan latihan passing bawah berpasangan rotasi kebelakang :
- Melatih kelincahan dalam melakukan passing bawah dilihat dari pergerakan memutarnya.
- Melatih kecepatan reaksi dan kecepatan gerak.
- Tidak terfokus dalam satu titik.
Kelemahan passing bawah berpasangan rotasi kebelakang :
- Konsentrasinya kurang fokus sehingga dalam penguasaan materi kurang optimal
- Banyak melakukan kesalahan dalam melakukan passing bawah.
- Terlambat melangkah kesamping atau kedepan agar bola selalu terkurung didepan badan sebelum persentuhan bola oleh lengan pemukul.
- Koordinasi kurang harmonis antara gerakan lengan, badan dan kaki
Sejarah Voly
Pada awal penemuannya, olahraga permainan bola voli ini diberi nama Mintonette. Olahraga Mintonette ini pertama kali ditemukan oleh seorang Instruktur pendidikan jasmani (Director of Phsycal Education) yang bernama William G. Morgan di YMCA pada tanggal 9 Februari 1895, di
Navigation











Bola
voli adalah olahraga permainan yang terdiri dari dua grup.
Masing-masing grup saling berlawanan dan memiliki anggota tim sebanyak
enam orang
